Saturday, 26 September 2015

Penjelasan Dan Sejarah Disket

pengertian disket
Penjelasan Dan Sejarah Disket --- Disket yaitu merupakaan media penyimpanan yang cukup populer, tetapi untuk sekarang-sekarang ini sudah jarang digunakan karena tergeser oleh media penyimpanan yang lebih baik dan lebih besar kapasitasnya seperti Flashdisk.

Disket atau floppy disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan yang magnetis bulat yang tipis dan lentur, juga dilapisi plastik berbentuk persegi atau persegi panjang. Disket "dibaca" dan "ditulis" menggunakan floppy disk drive (FDD).


Disket mulai pertama kali dikembangkan pada tahun 1967 oleh kelompok IBM di San Jose. Ide dari pembuatan disket bermula dari kebutuhan akan sebuah penyimpanan yang murah, praktis dan mudah digunakan.

Pada tahun 1971, disket generasi pertama mulai diproduksi dan diterapkan pada komputer IBM. Pada saat itu disket masih bersifat read-only (Hanya bisa membaca), terbuat dari plastik berukuran 8 inch berlapis Iron Oxide dan beratnya kurang dari 2 ons. Kapasitasnya pun masih sangat terbatas, hanya 80 kb. Satu bagian penting dari disket pada saat itu adalah sebuah lapisan pembersih "Non-woven fabric" berwarna putih yang membersihkan bagian permukaan bagian dalam disket pada saat digunakan.

Lalu pada tahun 1973, IBM kembali membuat varian baru disket dengan format yang berbeda. Disket tersebut dapat membaca dan menulis data hingga 256 kb. Ketika komputer semakin berkembang pada tahun 1976, disket dengan ukuran lebih besar (5,2 inch) mulai diperkenalkan oleh Sony, menyusul ukuran 3,5 inch pada tahun 1981. Disket ukuran 5,2 memiliki kapasitas  160kb. Selanjutnya berkembang pada menjadi 180kb, 360kb double side.

Tahun 1984, kapasitas disket ukuran  5,2 inch dikembangkan hingga mencapai 1,2 Mb. Pada tahun yang sama, Apricot dan Hewlett-Pacckard (HP) meluncurkan disket ukuran 3,5 inch dengan kapasitas 720kb. 3 tahun berikutnya kapasitasnya berkembang dua kali lipat menjadi 1,44Mb.

Perkembangan disket saat ini nampaknya sudah maksimal. Seiring perkembangan teknologi yang pesat, kini sudah mulai banyak alternatif media penyimpanan yang lebih efektif dibandingkan dengan disket sepeti Compact-Disk (CD) dan flashdisk. Namun untuk CD sendiri, kini juga mulai jarang digunakan.

No comments:

Post a Comment